Kamis, 10 Agustus 2017

BEBE Dan Penghuni Hutan Hijau

Judul Buku                  : Bebe Dan Penghuni Hutan Hijau
Penulis                         : Cucu Nurhasanah
Ilustrator                     :  Sisca Anggreany
Bahasa                         : Indonesia
Penerbit                       : Tiga Ananda
Halaman                      : 88 halaman
Terbit                           : Cetakan 1, Oktober 2016
ISBN                           : 978-602-366-208-1
Harga                          : 41.000

Bebe adalah beruang lucu dan baik hati. Dia bersama teman-temannya tinggal di Hutan Hijau. Suatu hari Bebe sangat lapar. Persediaan makannya habis. Kkruruyuk...perutnya berbunyi. Bersama sahabat akrabnya, si Bubu, Bebe menemukan sarang lebah yang sangat besar. Bebe harus mencari akal untuk mengambil madu tersebut. Sebab prajurit yang menjaga barang tersebut sangat banyak.
Apakah yang akan dilakukan Bebe untuk mengambil madu tersebut? Temukan ceritanya di halaman 1, dengan judul Bertemu Si Raja Lebah.


Bebe ingin jadi pemancing hebat. Bebe pun menjemput Bubu untuk memancing di tepi sungai Hutan Hijau. Tapi sampai berjam-jam, satu ikan pun tidak mereka dapatkan. Bebe mau menyerah. Tiba-tiba Paman Duki datang menyapa. Akhirnya Paman Duki yang menggantikan Bebe memancing. Wahh...Paman Duki pun mendapatkan ikan. Bebe pun penasaran. Lalu teknik apa yang dipakai oleh Paman Duki untuk mendapatkan ikan banyak? Bisakah Bebe menirunya? Temukan ceritanya di halaman 64, dengan judul Belajar Memancing dari Paman Duki.



Yuk... tambahkan koleksi buku cerita putra-putri Anda. Bebe dan Penghuni Hutan Hijau siap menjadi teman yang menyenangkan.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Aneka Sambal dari Kota Baturaja


Kota yang dibelah oleh sungai Ogan itu namanya Baturaja. Berbagai kuliner tradisional banyak terdapat di daerah penghasil karet ini. Salah satunya adalah sambal. Banyak variasi sambal khas yang bikin Anda akan ketagihan. Aii...belum tehase makan kalu belum ade sambalnye ( belum terasa makan kalau tiada sambal yang menemani). 

Kebanyakan sambal yang berasal dari Baturaja dan sekitarnya adalah sambal mentah. Bahan-bahannya hanya garam, terasi bakar, cabe sesuai selera, lalu ditambah aneka buah sebagai rasa asam. 

Nah ini dia macam-macam sambal dari Baturaja :

1.  Sambal cung/bendire/cungdire/tomat kecil
Hampir setiap hidangan sambal ini selalu ada di meja makan. Dia menjadi primadona diantara sambal-sambal lainnya. Buah cungdire tidak mengenal musim. Dia seperti tomat yang berbuah sepanjang musim.

      2.  Sambal belimbing wuluh
Iyeey...jika bosan dengan cungdire rasa asamnya bisa diganti dengan belimbing wuluh. Rasanya juga tidak kalah nikmat.

3. Sambal mangga
Huwahh...rasanya manis-manis asam, gimana gitu. Pokoknya enak, dah.

4. Sambal kueni/kweni
Kweni salah satu kerabat mangga yang seratnya lumayan banyak. Kalau sudah makan sambal ini mertua lewat tidak ketahuan.

5.  Sambal embam / bacang/ limus
Hemm...sambal ini juga enak loh. Tapi agak susah dijumpai. Walaupun sama-sama satu kerabat dengan mangga tapi mencari embam tidaklah semudah mendapatkan mangga.

6. Sambal Nanas
Asikk...kita makan sambal nanas. Rasanya muantab surantab. Seperti makan rujak nanas tapi rasanya lebih pedas dan sedikit gurih karena dicampur terasi.

7. Sambal kemang/binjai/palong
Emm...ini termasuk sambal langkah, loh. Sebab sekarang ini sangat susah mencari buah kemang. Kalau pun ada harganya sedikit mahal. Ehh..buah kemang ada juga di Jakarta ya. Hehehe..daerah Kemang namanya.

8.  Sambal kedondong
Kedondong yang dipakai bukan yang warna hijau, bentuknya lebih kecil dan warnanya cokela   

9. Sambal tupak/ menteng
Aduhh...ini juga enak loh. Asem-asem kecut. Makannya enak kalau sedang di kebun. Sambil menikmati semilir angin, kicau burung dan tentunya hijaunya aneka tanaman. Wah..Menteng juga ada di Jakarta loh. Daerah Menteng namanya.

10.  Sambal rambai
Seperti halnya mangga, kuweni, embam, kemang,dan tupak, menteng juga tidak setiap hari ade tergantung musim. Jadi sambal ini hanya ada pada musim buah saja.

11. Sambal jeruk nipis atau kunci
Sambal terasi terus dikucuri salah satu jeruk di atas. Emm...rasanya nikmat sekali.

Untuk lebih menambah daya oktan sambal-sambal di atas, sediakan juga ikan panggang yang tidak terlalu garing, aneka rebusan sayur mayur, lalap jengkol, kabaw, dan pete. Beuhh...mantab...mantab, bisa-bisa tidak mampu berdiri lagi karena kekenyangan.


Itulah aneka sambal yang ada di daerahku. Mmm..bagaimana di daerahmu? 

Bertualang Bersama Robot

Penulis  : Liza Erfiana Editor  : D. Kurniawan Ilustrator  : Alvin Adhi Cetakan Pertama  : Januari 2019 Penerbit  : Tiga Ananda H...