Kota yang dibelah oleh sungai Ogan itu namanya Baturaja. Berbagai kuliner tradisional banyak terdapat di daerah penghasil karet ini. Salah satunya adalah sambal. Banyak variasi sambal khas yang bikin Anda akan ketagihan. Aii...belum tehase makan
kalu belum ade sambalnye ( belum terasa makan kalau tiada sambal yang
menemani).
Kebanyakan sambal yang berasal dari Baturaja dan sekitarnya adalah
sambal mentah. Bahan-bahannya hanya garam, terasi bakar, cabe sesuai selera,
lalu ditambah aneka buah sebagai rasa asam.
Nah ini dia macam-macam sambal dari
Baturaja :
1. Sambal cung/bendire/cungdire/tomat kecil
Hampir setiap hidangan sambal ini selalu
ada di meja makan. Dia menjadi primadona diantara sambal-sambal lainnya. Buah cungdire
tidak mengenal musim. Dia seperti tomat yang berbuah sepanjang musim.
2. Sambal belimbing wuluh
Iyeey...jika bosan dengan cungdire rasa
asamnya bisa diganti dengan belimbing wuluh. Rasanya juga tidak kalah nikmat.
3. Sambal mangga
Huwahh...rasanya manis-manis asam, gimana
gitu. Pokoknya enak, dah.
4. Sambal kueni/kweni
Kweni salah satu kerabat mangga yang
seratnya lumayan banyak. Kalau sudah makan sambal ini mertua lewat tidak
ketahuan.
5. Sambal embam / bacang/ limus
Hemm...sambal ini juga enak loh. Tapi agak
susah dijumpai. Walaupun sama-sama satu kerabat dengan mangga tapi mencari
embam tidaklah semudah mendapatkan mangga.
6. Sambal Nanas
Asikk...kita makan sambal nanas. Rasanya
muantab surantab. Seperti makan rujak nanas tapi rasanya lebih pedas dan
sedikit gurih karena dicampur terasi.
7. Sambal kemang/binjai/palong
Emm...ini termasuk sambal langkah, loh.
Sebab sekarang ini sangat susah mencari buah kemang. Kalau pun ada harganya
sedikit mahal. Ehh..buah kemang ada juga di Jakarta ya. Hehehe..daerah Kemang
namanya.
8. Sambal kedondong
Kedondong yang dipakai bukan yang warna
hijau, bentuknya lebih kecil dan warnanya cokela
9. Sambal tupak/ menteng
Aduhh...ini juga enak loh. Asem-asem kecut.
Makannya enak kalau sedang di kebun. Sambil menikmati semilir angin, kicau
burung dan tentunya hijaunya aneka tanaman. Wah..Menteng juga ada di Jakarta
loh. Daerah Menteng namanya.
10. Sambal rambai
Seperti halnya mangga, kuweni, embam,
kemang,dan tupak, menteng juga tidak setiap hari ade tergantung musim. Jadi
sambal ini hanya ada pada musim buah saja.
11. Sambal jeruk nipis atau kunci
Sambal terasi terus dikucuri salah satu jeruk di atas. Emm...rasanya nikmat sekali.
Untuk lebih menambah daya oktan sambal-sambal di atas,
sediakan juga ikan panggang yang tidak terlalu garing, aneka rebusan sayur
mayur, lalap jengkol, kabaw, dan pete. Beuhh...mantab...mantab, bisa-bisa tidak
mampu berdiri lagi karena kekenyangan.
Itulah aneka sambal yang ada di daerahku. Mmm..bagaimana di
daerahmu?